Faktaunikabiss.Gurun merupakan bukan tempat yang ramah untuk dijadikan tempat tinggal bagi suatu makhluk hidup, khusus bagi hewan. Temperatur yang panas saat siang dan dingin saat malam serta sedikitnya sumber air akan menyulitkan bagi hewan untuk dapat bertahan hidup di lingkungan yang bisa dibilang ekstrem ini.

1. Rubah fennec

Hewan gurun yang satu ini memiliki bentuk yang menggemaskan, hewan yang berukuran mungil ini memiliki nama rubah fennec (Vulpes zerda). Rubah ini memiliki panjang 35,6 - 40,6 sentimeter (tidak termasuk ekor), yaitu lebih kecil dari kucing domestik, namun rubah fennec memiliki telinga yang sangat besar yang bisa tumbuh hingga mencapai panjang 15,2 cm. Kebun Binatang Nasional Smithsonian menjelaskan telinga pada rubah fennec digunakan untuk membantu mengeluarkan panas dan mendengarkan mangsanya yang berada di bawah pasir. Jika rubah ini mendengar suara mangsanya di bawah pasir, rubah akan menggali pasir dengan cakarnya untuk menangkap mangsanya tersebut.
Sebagai kamuflase di habitatnya di daerah gurun berpasir, rubah ini memiliki bulu berwarna pucat yang menyerupai warna pasir. Bulu rubah ini juga tumbuh hingga dibagian bawah kaki yang berfungsi untuk memberi daya tarik saat berlari di pasir dan juga melindungi kaki mereka dari panasnya permukaan gurun. Pada saat suhu di gurun naik, rubah fennec bisa bernapas terengah-engah hingga 690 kali per menit untuk mendinginkan diri. Selain itu, mereka juga menggali lubang untuk berlindung dari panasnya matahari.BandarQ
2. Screaming hairy armadilo
Hewan gurun pasir yang satu ini memiliki perilaku adaptasi yang sangat unik, memiliki nama screaming hairy armadillo (Chaetophractus vellerosus), hewan gurun ini mengeluarkan suara seperti teriakan tangisan mengerikan yang terdengar seperti tangisan bayi manusia yang baru lahir. Sebuah penelitian yang terbit pada tahun 2019 menjelaskan bahwa suara jeritan pada screaming hairy armadillo sebagai alat pertahanan diri dari predator, dengan maksud mengejutkan dan mengusir predator atau bisa juga memanggil predator lain untuk menghampiri mereka dengan tujuan mengganggu predator lain sehingga memungkinkan armadillo ini bisa melarikan diri.mejaQQ
Berdasarkan keterangan dari Kebun Binatang Nasional Smithsonian, armadillo ini hanya memiliki bobot 0,86 kilogram dan mereka hidup di gurun Monte, Argentia, Bolivia, dan Paraguay. Mereka lebih menyukai tempat dengan tanah berpasir yang gembur agar mereka bisa membuat lubang. Ginjal Armadillo sangat efisien, sehingga mereka tidak perlu sering minum, hal ini merupakan cara mereka beradaptasi dengan lingkungan. Sebagian air yang mereka butuhkan berasal dari tanaman yang mereka makan.
3. Kalajengking gurun berbulu
Kalajengking gurun berbulu (Hadrurus arizonensis) merupakan jenis kalajengking yang paling menonjol di antara banyak kalajengking yang hidup di gurun. Menurut keterangan dari Kebun Binatang Hogle Utah, kalajengking gurun berbulu merupakan kalajengking terbesar di Amerika Utara. Mereka bisa memiliki tubuh sepanjang 10,2 - 17,8 sentimeter. Hal yang unik dari kalajengking ini adalah tubuh mereka dapat berpendar di bawah sinar ultraviolet (UV). Kalajengking gurun berbulu ini dapat ditemukan di gurun Sonora dan Mojave Amerika Utara.
Dalam hal reproduksi, kalajengking gurun berbulu betina akan mengandung selama 6-12 bulan dan dapat melahirkan bayi kalajengking sebanyak 35 bayi yang menumpang karapas atau cangkang induknya sampai mereka cukup besar dan bisa mencari makan sendiri. Kalajengking gurun berbulu ini tidak agresif ketika bertemu dengan manusia, mereka lebih memilih melarikan diri dibanding menyengat manusia.Domino99
4. Elang harris

Burung elang dikenal dengan hewan soliter, yaitu hewan yang senang hidup menyendiri. Namun, anehnya ada elang yang memiliki perilaku berbeda dengan elang pada umumnya.
Elang Harris (Parabuteo unicinctus), adalah elang yang bisa dijumpai di gurun Sonora ini berburu secara berkelompok. Menurut lembaga nirlaba konservasi Audubon, biasanya mereka berburu kadal, burung lain, dan mamalia gurun kecil seperti tikus dan tupai tanah.
Pada saat mereka mendapat hasil buruan yang besar, mereka membagi hasil buruannya dengan sesama pemburu. Selain berburu secara berkelompok, elang harris ini juga bekerja sama dalam membesarkan anak-anaknya. Dua pejantan bisa kawin dengan satu betina serta mereka bertiga bisa bekerja sama secara baik untuk membesarkan anak-anaknya.
5. Desert ironclad beetle

Mungkin banyak yang berpendapat bahwa kumbang merupakan hewan yang lemah karena bentuk dan ukuran tubuhnya yang kecil. Namun, ada satu kumbang yang jika terinjak oleh manusia dewasa tidak mati. Kumbang ini bernama desert ironclad beetle / kumbang besi gurun (Asbolus verrucosus). Kumbang ini memiliki warna biru yang berasal dari lapisan lilin dalam adaptasi mempertahankan kelembapan di gurun yang kering. Habitat kumbang ini berada di gurun Sonora Amerika Utara.
Pada cangkang kumbang ini terdapat benjolan yang terlihat seperti kumbang ini memiliki lapis baja. Kumbang ini juga dikenal dengan perilaku pura-pura mati ketika mereka merasa terancam. Menurut keterangan Kebun Binatang dan Kebun Raya Cincinnati, ketika kumbang besi gurun berada dalam kondisi terancam, maka mereka akan berguling dan berpura-pura mati.
MejaQQ: DominoQQ, BandarQ & Slot Gacor PKV 2025

.jpg)


0 Comments